Renungan Untuk Saya Pribadi (Hidup Di Masa Muda)
Ketika ku duduk dibangku sekolah ..
aku merasakan kesenangan yang tiada henti,
hidup ku hanya memikirkan bagaimana aku bisa mengerjakan tugas-tugas sekolah ku,
ketika aku masih berada di bangku SMA,
aku merasa bahwa Setiap Pelajaran yang aku hadapi ini
memang sangat berarti dalam hidup ku kelak setelah aku lulus
atau melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi
Sekelas Universitas atau Perguruan Tinggi dan sejenisnya
aku merasa sangat menikmati sekali menjadi seorang pelajar
walaupun kehidupan ku di sekolah sangat full color sekali
karena sewaktu aku masih pada usia labil
masih dengan pemikiran yang masih berubah-ubah,
aku berkeinginan suatu saat aku mendambakan akan menjadi Seorang IT-er
atau seorang Hacker dan sejenisnya...
mungkin ketika itu, aku masih merasa hidup dalam keberuntungan
karena memandang hidup hanya sebatas bagaimana
bisa bertemu dengan teman-teman disekolah ku
dan bagaimana bisa meraih hati sang Pujaan Hati,
walaupun ketika aku sekolah banyak
yang mengagumi ku atau berusaha mendapatkan hati
Tanpa aku sadari usia ku sudah beranjak 24Tahun,
dan aku berfikir bahwa aku harus menghidupi diriku sendiri,
tanpa aku harus bergantung kepada Kedua Orang Tua ku yang telah membesarkan ku
Memang pengorbanan mereka dan jasa mereka
tak bisa aku lupakan sampai kapanpun..
Mungkin, diusiaku yang sekarang ini, sudah saat nya aku hidup dalam kemandirian
dan tanpa harus menjadi beban keluarga ku ..
Mungkin aku belum bisa membalas apa yang mereka berikan kepadau selama ini,
Aku berusaha memahami dan memaknai hidup ini,
dengan jalan pikiranku yang terbatas ini
terkadang aku rancu dan terkadang pula aku menemukan berbagai macam jalan yang akan aku lalui
terkadang aku seperti berada di dalam sebuah ruangan Tertutup
yang berukuran 1x1 Meter tanpa Lampu dan tanpa Pintu,
dan terkadang pula aku berada di Padang Rumput yang Luas
dengan sinar Matahari yang Sangat Terang Menuju Kearah diriku,
yang seolah-olah berada di dalam sebuah kehidupan
Sejatinya, hidup ini memang sangat sederhana,
jika kita berfikir,
apa yang sebenarnya kita jalani ini belum tentu apa yang sedang kita cari,
karena segala sesuatu yang kita jalani ini,
sebenarnya akan hilang dengan sendirinya..
apa yang kita miliki hari ini ,
bisa jadi akan hilang pada esok hari atau hari-hari selanjutnya.
lalu apa yang sebenarnya kita miliki,
yang tidak akan pernah hilang dalam hidup ini,
dan memang itulah yang sebenarnya kita cari.
pada kenyataanya banyak manusia yang entah tidak mengetahui
atau memang berpura-pura tidak mengetahui
atau bahkan mereka tidak peduli dengan sesuatu yang mereka cari
akan tetapi setiap manusia pasti memiliki fasilitas akal yang
dapat dijadikan sarana berfikir mengenai sesuatu yang sebenarnya mereka cari.
karena sebenarnya hidup ini memang sudah diatur oleh sang Maha Pengatur,
kita tinggal menjalani saja sesuai dengan kehendaknya dan alur yang di kehendaki
Tanpa Kesiapan segalanya akan berantakan dan
penyesalan hanyalah sebuah wacana nihil tanpa menjadi sebuah fakta dan realitas
Pembentukan Karakter Anak Bangsa
Minggu, 11 Sept 2016 (-1 Idul Adha)
Di Zaman sekarang ini, tidak ada orang yang mau bekerja tanpa digaji..
orang-orang berbondong-bondong bagaimana menghasilkan uang
sebanyak-banyak nya demi kesejahteraan hidupnya kelak.
orang rela berkorban menjadi manusia urban,
berhijrah ke negeri orang hanya demi meraup Kekayaan yang melimpah,
lalu bagaimanakah solusi atas kerusakan budaya saat ini,
yah kita sebagai kaum muda yang memiliki potensi yang besar sekaligus yang paling diandalkan
harus memiliki keinginan dan niat supaya bisa merubahnya
dengan cara apapun
jangan biarkan pendidikan generasi masa depan hancur karena keteledoran kita sendiri.
Pendidikan
Pendidikan merupakan kebutuhan mendasar bagi setiap manusia.
pendidikan memberikan efek penting dalam berbagai sisi kehidupan.
mulai dari pokok pikiran, keyakinan,
dan sikap hidup yang menjadi dasar
dalam menjalani hidup sebagai makhluk sosial
Dari sisi agama, perintah Menuntut ilmu juga
dapat kita temukan di dalam Al-Quran dan Al-Hadist,
dan bahkan ayat yang pertama yang diwahyukan kepada
Rasulullah Muhammad adalah Iqro yang berarti Bacalah,
dengan cara membaca dan mengkaji
kita dapat menemukan ilmu dari sesuatu yang belum kita pahami,
adapun ilmu dapat diperoleh melalui proses Pendidikan.
jika kita telaah dari sudut pandang budaya khusus nya ,
Indonesian ternyata tidak memiliki pertahanan budaya yang sangat baik,
Kezaliman dan atau penghancuran Karakter terjadi sepanjang hari.
Menciptakan masayarakat konsumtif dan kapitalis.
* * * * * * * * * * * * * * * * * * * *
Faktanya:
Seiring bertambahnya ilmu
saya baru tau kalau bintang jatuh itu sebenernya
adalah syetan/jin yang tertembak panah nya Malaikat.
Agama yang paling benar di sisi Allah memang cuman Islam,
Namun sudah beragama islam pun tak menjamin masuk Surga.
Semua tergantung dari kesatuan antara jiwa dan raganya dalam Beragama.
Orang beriman pasti tidak bolong solat nya,
Kecuali dia lagi gak connect
atau lagi gak waraas...
Penyesalan datang ketika nyawa sampai di kerongkongan ....
Sebagai Manusia,
kita tentu gak tau kapan kita mati...
Maka, ketika kita ingat mati saat solat,
kita tak akan berminat sedikitpun untuk bermain2 atau menyepelekan solat.
Seperti yang kita tau, Bacaan Solat adalah doa..
Doa sendiri dapat diartikan sebagai permintaan..
Doa..
Naah,. masa iya kita minta ke Allah tapi gak tau apa yang kita minta
Yang Pasti kan intinya Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang,
Allah pasti menyayangi orang yang mau bertobat dengan sungguh-sungguh,
Allah itu Maha Pengampun dan Maha Penyayang
tapi di sisi lain Dia juga memberikan ancaman siksaan yang pedih,
katanya kalau timbangan pahala kita lebih banyak daripada dosa kita,
kita bakal masuk surga...
dan katanya juga,
kalo dosa kita sekecil apapun bakal dibalas di neraka
jadi yang mana yaang bener.. tau ahh pussing..
(Aku beristigfar Memohon ampun kepada Allah, yang tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Dia,
Yang Maha Hidup, yang Maha Mengurus, dan aku bertobat kepadaNya)
HR.Al Hakim dari Ibnu Mas'ud
dan At-Tirmidzi dari Bilal bin Yasar bin Zaid
aku merasakan kesenangan yang tiada henti,
hidup ku hanya memikirkan bagaimana aku bisa mengerjakan tugas-tugas sekolah ku,
ketika aku masih berada di bangku SMA,
aku merasa bahwa Setiap Pelajaran yang aku hadapi ini
memang sangat berarti dalam hidup ku kelak setelah aku lulus
atau melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi
Sekelas Universitas atau Perguruan Tinggi dan sejenisnya
aku merasa sangat menikmati sekali menjadi seorang pelajar
walaupun kehidupan ku di sekolah sangat full color sekali
karena sewaktu aku masih pada usia labil
masih dengan pemikiran yang masih berubah-ubah,
aku berkeinginan suatu saat aku mendambakan akan menjadi Seorang IT-er
atau seorang Hacker dan sejenisnya...
mungkin ketika itu, aku masih merasa hidup dalam keberuntungan
karena memandang hidup hanya sebatas bagaimana
bisa bertemu dengan teman-teman disekolah ku
dan bagaimana bisa meraih hati sang Pujaan Hati,
walaupun ketika aku sekolah banyak
yang mengagumi ku atau berusaha mendapatkan hati
Tanpa aku sadari usia ku sudah beranjak 24Tahun,
dan aku berfikir bahwa aku harus menghidupi diriku sendiri,
tanpa aku harus bergantung kepada Kedua Orang Tua ku yang telah membesarkan ku
Memang pengorbanan mereka dan jasa mereka
tak bisa aku lupakan sampai kapanpun..
Mungkin, diusiaku yang sekarang ini, sudah saat nya aku hidup dalam kemandirian
dan tanpa harus menjadi beban keluarga ku ..
Mungkin aku belum bisa membalas apa yang mereka berikan kepadau selama ini,
Aku berusaha memahami dan memaknai hidup ini,
dengan jalan pikiranku yang terbatas ini
terkadang aku rancu dan terkadang pula aku menemukan berbagai macam jalan yang akan aku lalui
terkadang aku seperti berada di dalam sebuah ruangan Tertutup
yang berukuran 1x1 Meter tanpa Lampu dan tanpa Pintu,
dan terkadang pula aku berada di Padang Rumput yang Luas
dengan sinar Matahari yang Sangat Terang Menuju Kearah diriku,
yang seolah-olah berada di dalam sebuah kehidupan
Sejatinya, hidup ini memang sangat sederhana,
jika kita berfikir,
apa yang sebenarnya kita jalani ini belum tentu apa yang sedang kita cari,
karena segala sesuatu yang kita jalani ini,
sebenarnya akan hilang dengan sendirinya..
apa yang kita miliki hari ini ,
bisa jadi akan hilang pada esok hari atau hari-hari selanjutnya.
lalu apa yang sebenarnya kita miliki,
yang tidak akan pernah hilang dalam hidup ini,
dan memang itulah yang sebenarnya kita cari.
pada kenyataanya banyak manusia yang entah tidak mengetahui
atau memang berpura-pura tidak mengetahui
atau bahkan mereka tidak peduli dengan sesuatu yang mereka cari
akan tetapi setiap manusia pasti memiliki fasilitas akal yang
dapat dijadikan sarana berfikir mengenai sesuatu yang sebenarnya mereka cari.
karena sebenarnya hidup ini memang sudah diatur oleh sang Maha Pengatur,
kita tinggal menjalani saja sesuai dengan kehendaknya dan alur yang di kehendaki
Tanpa Kesiapan segalanya akan berantakan dan
penyesalan hanyalah sebuah wacana nihil tanpa menjadi sebuah fakta dan realitas
Pembentukan Karakter Anak Bangsa
Minggu, 11 Sept 2016 (-1 Idul Adha)
Di Zaman sekarang ini, tidak ada orang yang mau bekerja tanpa digaji..
orang-orang berbondong-bondong bagaimana menghasilkan uang
sebanyak-banyak nya demi kesejahteraan hidupnya kelak.
orang rela berkorban menjadi manusia urban,
berhijrah ke negeri orang hanya demi meraup Kekayaan yang melimpah,
lalu bagaimanakah solusi atas kerusakan budaya saat ini,
yah kita sebagai kaum muda yang memiliki potensi yang besar sekaligus yang paling diandalkan
harus memiliki keinginan dan niat supaya bisa merubahnya
dengan cara apapun
jangan biarkan pendidikan generasi masa depan hancur karena keteledoran kita sendiri.
Pendidikan
Pendidikan merupakan kebutuhan mendasar bagi setiap manusia.
pendidikan memberikan efek penting dalam berbagai sisi kehidupan.
mulai dari pokok pikiran, keyakinan,
dan sikap hidup yang menjadi dasar
dalam menjalani hidup sebagai makhluk sosial
Dari sisi agama, perintah Menuntut ilmu juga
dapat kita temukan di dalam Al-Quran dan Al-Hadist,
dan bahkan ayat yang pertama yang diwahyukan kepada
Rasulullah Muhammad adalah Iqro yang berarti Bacalah,
dengan cara membaca dan mengkaji
kita dapat menemukan ilmu dari sesuatu yang belum kita pahami,
adapun ilmu dapat diperoleh melalui proses Pendidikan.
jika kita telaah dari sudut pandang budaya khusus nya ,
Indonesian ternyata tidak memiliki pertahanan budaya yang sangat baik,
Kezaliman dan atau penghancuran Karakter terjadi sepanjang hari.
Menciptakan masayarakat konsumtif dan kapitalis.
* * * * * * * * * * * * * * * * * * * *
Faktanya:
Seiring bertambahnya ilmu
saya baru tau kalau bintang jatuh itu sebenernya
adalah syetan/jin yang tertembak panah nya Malaikat.
Agama yang paling benar di sisi Allah memang cuman Islam,
Namun sudah beragama islam pun tak menjamin masuk Surga.
Semua tergantung dari kesatuan antara jiwa dan raganya dalam Beragama.
Orang beriman pasti tidak bolong solat nya,
Kecuali dia lagi gak connect
atau lagi gak waraas...
Penyesalan datang ketika nyawa sampai di kerongkongan ....
Sebagai Manusia,
kita tentu gak tau kapan kita mati...
Maka, ketika kita ingat mati saat solat,
kita tak akan berminat sedikitpun untuk bermain2 atau menyepelekan solat.
Doa sendiri dapat diartikan sebagai permintaan..
Doa..
Naah,. masa iya kita minta ke Allah tapi gak tau apa yang kita minta
Yang Pasti kan intinya Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang,
Allah pasti menyayangi orang yang mau bertobat dengan sungguh-sungguh,
Allah itu Maha Pengampun dan Maha Penyayang
tapi di sisi lain Dia juga memberikan ancaman siksaan yang pedih,
katanya kalau timbangan pahala kita lebih banyak daripada dosa kita,
kita bakal masuk surga...
dan katanya juga,
kalo dosa kita sekecil apapun bakal dibalas di neraka
jadi yang mana yaang bener.. tau ahh pussing..
(Aku beristigfar Memohon ampun kepada Allah, yang tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Dia,
Yang Maha Hidup, yang Maha Mengurus, dan aku bertobat kepadaNya)
HR.Al Hakim dari Ibnu Mas'ud
dan At-Tirmidzi dari Bilal bin Yasar bin Zaid

0 comments:
Post a Comment